Earth Day: Jernih Udaraku, Cerah Bumiku

Senin (22/4) peringatan hari bumi di Kampus Fakultas Kehutanan UGM dibuka dengan pemberian testimoni terhadap bumi saat ini. Testimoni dituliskan pada selembar kain putih yang dibentangkan di taman tengah Fakultas Kehutanan UGM. Para partisipan di berikan kesempatan untuk menuliskan apapun di lembaran kain putih ini. Sebagai bentuk apresiasi panitia memberikan pita “evergreen” kepada partisipan yang ikut meramaikan opening hari bumi di kampus kehutanan.
Selain testimoni pada kain, panitia juga memberikan wadah berupa “pohon curhat”. Pohon ini berisi gantungan-gantungan berupa replika daun yang berisi tulisan tentang hari bumi. Panitia juga melukis lukisan untuk bumi. Lukisan yang menggambarkan kondisi bumi sedang tersenyum sekaligus sebagai harapan kepada teman-teman KM FKT untuk membuat bumi kita “tersenyum”.
Peringatan ini dilakukan sebagai simbol perhatian KM FKT kepada bumi kita. Tahun ini merupakan peringatan hari bumi yang ke-13.
Acara pembukaan ini cukup mengundang banyak partisipan. “Harapanya berbagai macam tulisan itu bisa di realisasikan di kehidupan nyata” ujar Dian, Koordinator Acara dari General Forestry 2012.

 Acara Peringatan  Hari Bumi tidak sampai disini,

                Jum’at 26 April 2013, KMFKT UGM mengadakan sebuah seminar sebagai salah satu rangkaian perayaan Hari Bumi.  Tujuan yang ingin dicapai melalui seminar ini , yaitu dapat merubah paradigma untuk berkontribusi penuh serta ikut andil dalam kegiatan peduli lingkungan.

                Pembicara pertama yaitu, Bapak Mukhlison yang juga merupakan Dosen Pengajar Konservasi Sumber Daya Hutan akan membawakan materi dengan judul “Sumbangan Hutan Kota dalam Meminimalisir Polusi Udara”. Hutan Kota memiliki peran yang cukup penting dalam meminimalisir polusi udara. Pemadatan peduduk perkotan yang mencapai 1,2 per tahunnya, berpengaruh negatif bagi lingkungan perkotaan yang keadaan semulanya sudah cukup penuh dan sesak. Karena peningkatan jumlah penduduk inilah maka pencemaran udara, air dan tanah mingkat pula sehingga implikasinya adalah mengganggu kesehatan dan kenyamanan masyarakat lingkungan perkotaan itu sendiri khususnya. Polusi udara bersumber dari berbagai faktor, antara lain dari transporatsi kendaraan, industri, pembakaran sampah, aktivitas rumah tangga serta faktor alami yaitu aktivitas gunung api. Faktor – faktor tersebut dapat menghasilkan karbon monoksida yang dapat mengganggu kesehatan manusia serta merusak lapisan atmosfer. Oleh karena itu perlu adanya tindakan untuk meminimalisir polusi udara, salah satunya adalah dengan hutan kota. Hutan kota merupakan sebidang tanah dalam satu kota yang ditandai atas asosiasi jenis tanaman pohon yang kehadirannya mampu menciptakan iklim mikro yang berbeda dengan di luarnya.

                Dengan adanya hutan kota, manfaat yang dapat diperoleh dari berbagai aspek antara lain manfaat ekologi/fisiologi, manfaat sosial, manfaat ekonomi dan manfaat estetika. Dari segi ekologi 1 ha hutan dapat menetralisir CO2 yang dihasilkan oleh 20 kendaraan bermotor,1 ha hutan berpotensi mengikat 1.000 kg debu/th dan mengolahnya menjadi humus dan setiap 93 m2 mampu meredam kebisingan mencapai 8dB . Dari segi sosial, berawal dari kepadatan penduduk, dampaknya polusi pencemaran meningkat sehingga kesehatan dan kenyamanan masyarakatpun menurun. Dengan adanya hutan kota maka pencemaran akan berkurang dan secara ,tidak langsung menciptakan lingkungan sehat bagi masyarakat. Sementara itu dari segi ekonomi, manfaat sebuah pohon sama dengan AC yang dihidupkan selama 20 jam/hari, sehingga dapat menghemat biaya listrik. Sedangkan secara estetika adanya hutan kota akan menambah nilai keindahan lingkungan hidup masyarakat kota yang di dominasi oleh gedung – gedung, sehingga menambah suasana baru yang natural. Bahkan terdapat beberapa jenis pohon yang mampu menyerap beberapa jenis pencemaran, yaitu

Jenis Pencemaran

Jenis Pohon
Pb ( Partikel timbal ) Jajumu (Podocarpus imbricatus), Pala (Myristica fragans), Asem keranji (Pithecelobium dulce)
Debu Mahoni (Swetenia mahagoni), Bisbul (Diospyros discolor), Tanjung (Mimosops elengi)
CO2 Damar (Agathis damara), daun kupu – kupu (Bauhinia purpurea)
Bau tidak sedap Cempaka
SO2 Pohon Barus (Cinnamonum campa), Cemara laut (Casuarina equisetifolia)
Kebisingan Bambu (Bambusa spp.) Kedondong (Spondias pinnata)

                Dari manfaat – manfaat yang telah dijabarkan diatas, maka dapat dikatakan bahwa hutan kota memiliki peran yang cukup penting oleh karena itu diperlukan pelestarian hutan kota selain fungsi pohon yang ada di hutan kota banyak baik fungsi ekologis, ekonomi, sosial serta estetika. Pohon juga memiliki makna filosofi atau simbolik sebagai fungsi edukasi. Untuk mewujudkan hutan kota yang ideal maka target utamanya adalah fungsi hutan kota tersebut, bukan hanya sekedar pencapaian luas minimal sesuai standar, selain itu pemilihan jenis pohon yang tepat sehingga akan efektif untuk mendukung fungsi kawasan atau penggunaan lahan tertentu. Harapannya hutan kota ini memberikan fungsi edukasi bagi masyarakat sekitarnya untuk membentuk “budaya” baru seperti green living, green scholl atau campus, dan perilaku hemat energi lainnya.

                Selanjutnya materi kedua yang disampaikan oleh Ridzki Rinalto Sigit yang merupakan lulusan Teknologi Hasil Hutan IPB selaku perwakilan dari Mongabay, yaitu sebuah media informasi dunia maya terkait dengan isu – isu lingkungan. Materi yang disampaikan mengenai Green Living, kebutuhan atau gaya hidup semata. Seperti yang kita ketahui bahwa indonesia memiliki kawasan hutan sekitar 120 juta ha, tetapi mengalami degradasi atau deforestasi hingga 450.000 Ha/Th. Hal ini sangat miris sekali terkait dengan Indonesia yang memiliki keanekaragaman hayati terbesar di dunia. Tetapi yang terjadi adalah kerusakan dan hilangnya biodeversitas, lebih mudah merusak dari pada memperbaikinya. Maka dari itu, green living seharusnya sudah menjadi trend gaya hidup sekarang dan masa yang akan datang, terkait dari sudut pandang lingkungan sebagai isu sentral, yaitu permasalahan lingkungan dari penyebab hingga dampaknya ke berbagai aspek kehidupan ekonomi, sosial, politik sehingga menempatkan lingkungan di tengah – tengah persoalan di berbagai aspek tersebut. Kesadaran gerakan lingkungan hidup, yaitu pergeseran konsep anthroposentri ke konsep ekosentris (memperhatikan lingkungan) karena lingkungan merupakan isu global yang telah menjadi isu nasional, bahkan lokal dan sebaliknya. Ekonomi tidak dapat tetap tumbuh terkait daya dukung lingkungan alam yan terbatas, sehingga lingkungan menjadi faktor penentu. Dari sudut pandang sikap sebagai individu yaitu reduce (mengurangi), reuse (menggunakan kembali), reycle (mendaur ulang), replace (mengganti) dan replant (menanam kembali) yang berkaitan dengan lingkungan dan energi. Sehingga peran kita sebagai Warga Negara yang peduli akan lingkungan baik untuk sekarang dan masa depan,yaitu suarakan dan bersikap kritis dengan peraturan pemerintah yang tidak sesuai dengan konsep hijau, memonitoring kerusakan yang terjadi dan membangun jaringan yang luas dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap lingkugan dan ikut berkontribusi penuh dalam kegiatan peduli lingkungan. (Am&Ssk)

Rangkaian Hari Bumi Fakultas Kehutanan UGM tidak sampai disini, terdapat acara Keluarga Mahasiswa Kehutanan yang ditujukan kepada anak-anak yaitu “Goes to School“, Acara yang diperuntukkan Siswa SMA yaitu  Research Day, acara yang diperutukkan Mahasiswa yaitu: Bersih – bersih pantai, Lomba Fotografi “Wajah Lingkungan Kita”, Debate Competition “The Face of Climate Change”, Eksplorasi Wanagama 3, Tree Climbing, Aksi lingkungan dan Pentas Seni. Adapun acara hari bumi KMFKT yang diperuntukkan masyarakat umum yaitu Pertunjukkan dokumentasi eksplorasi Wanagama 3, dan aksi, pentas seni

Yang membuat berbeda dari hari bumi ini adalah peringatan 3 Hari untuk Bumi yang dilaksanakan pada 1-3 Mei 2013. Mahasiswa tidak diperkenankan untuk membuat polusi udara, maka dari itu situasi tempat parkir FKT lebih sepi dari biasanya. Semoga aksi bebas polisi ini dapat memberi pengaruh positif terhadap kebiasaan mahasiswa dan masyarakat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s