Generasi Baru LEM FKT UGM

Generasi Baru LEM FKT UGM (Upgrading LEM)
Satu generasi lagi telah memilih jalan ini. Jalan yang berbeda, itu jelas. Jalan yang terjal? Bisa jadi iya. Jalan yang berliku? Tak sedikit yang menampiknya. Jalan yang hanya dilalui oleh sedikit orang? Sepertinya juga tidak salah.
Generasi ini telah memilih jalan yang telah dilalui oleh para pejuang Lembaga Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kehutanan (LEM FKT). Sebuah pilihan yang patut diapresiasi.
Hari ini (30/9), mereka telah menyelesaikan satu tahap seleksi yang terakhir untuk rekrutmen anggota LEM yang baru, yaitu Upgrading LEM FKT. Upgrading LEM FKT merupakan tahap yang penting, sebagai perkenalan awal tentang budaya berorganisasi di lingkup universitas. Materi-materi penting diberikan kepada calon-calon punggawa LEM FKT agar mampu berkontribusi dalam lembaga yang dinakhodai Yudha Arif Nugroho ini.
Calon anggota LEM dipaksa untuk memilih, antara urusan kuliah yang harus segera diselesaikan, pulang kampung, atau kegiatan lainnya disandingkan dengan memilih untuk ikut Upgrading LEM FKT. Ternyata dari sekitar 50 pendaftar, hanya sekitar 30 orang yang bersedia dan meluangkan waktunya untuk mengikuti kegiatan Upgrading LEM FKT.
Malam minggu (29/9) yang biasanya diisi dengan aktivitas yang tidak bisa di malam-malam yang lain karena kesibukan kuliah, harus mereka relakan untuk mengikuti Upgrading LEM FKT. Lokasi Upgrading pun tidak main-main, calon pejuang LEM FKT ini diajak untuk mencicipi dinginnya malam di kawasan Kalikuning, lereng Gunung Merapi. Belum lagi, fisik mereka juga sudah terkuras untuk berbagai kegiatan di siang harinya. Materi pada malam itu diisi oleh Ketua BEM KMFT tahun 2011 Fallery.Setelah mendapatkan materi yang sangat bagus dari Fallery, calon anggota LEM FKT serta seluruh anggota LEM FKT bersama-sama mengelilingi api unggun. Kobaran api menjadikan suasana malam terasa hangat, sehangat nuansa kekeluargaan LEM FKT yang juga semakin hangat. Baik calon anggota maupun anggota maju satu per satu untuk memperkenalkan diri. Selain itu, secara berkelompok semua hadir juga unjuk kebolehan masing-masing untuk menghibur satu sama lain dalam pentas seni yang sederhana. Dinginnya malam yang menusuk, rasa kantuk yang sudah sangat terasa, merupakan sebuah isyarat bahwa sudah waktunya untuk beristirahat.
Keesokan harinya (30/9), Eko Purnomo membuka pagi dengan sangat ceria. Bersama-sama, para calon anggota dan anggota LEM FKT mengikuti senam dengan iringan lagu Oppa Gangnam Style yang saat ini sedang booming, dengan dipimpin oleh Eko Purnomo sebagai instruktur senam. Gerakan-gerakan senam pun diadaptasi dari dance dalam video klip Oppa Gangnam Style. Sekedar informasi, lagu ini merupakan single K-Pop 2012 yang dinyanyikan Park Jae Sang atau juga dikenal dengan PSY.
Para calon anggota juga diberikan kesempatan untuk “berjalan-jalan” mengelilingi kawasan Kalikuning melalui kegiatan outbound. Outbound ini diisi dengan berbagai permainan yang di dalamnya telah diselipkan pelajaran-pelajaran penting dalam hidup berorganisasi. Mereka juga bisa langsung melihat dampak erupsi Gunung Merapi 2 tahun silam.
Acara terakhir adalah saling tukar menukar kado. Saling memberi kado atau hadiah memang suatu hal yang mujarab untuk menciptakan rasa kekeluargaan yang kuat. Sayangnya, tidak semua yang hadir membawa kado. Ada juga kado-kado yang dibuat dengan sangat seadanya. Walaupun begitu, suasana suka cita tetap terasa saat tukar menukar kado.
Upgrading memang tahap akhir seleksi untuk rekrutmen anggota baru LEM FKT. Namun ini hanyalah sebuah awal memasuki sebuah dunia baru. Dunia yang tak sama dengan masa-masa SMA. Tidak hanya butuh kemauan, tapi juga komitmen di dalamnya. Bagi yang ingin bergabung dengan LEM FKT karena ingin merengkuh kesuksesan-kesuksesan, maka ketahuilah jalan untuk merengkuh kesuksesan tidaklah selalu mulus. Namun jangan risau, keluarga LEM FKT bukanlah sosok-sosok egois, semua akan saling bahu membahu untuk membangun LEM FKT dan Kehutanan yang lebih baik.
Hidup ini dipenuhi dengan pilihan-pilihan. Salah satu pilihan itu adalah memilih jalan ini, sebuah jalan yang berbeda, terjal, berliku, dan hanya dilalui sedikit orang.
Mari teriakkan:
Hidup Mahasiswa Indonesia!
by: Hairi Cipta (Departemen Kajian Strategis)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s