S.W.O.T : Forestry Leadership School #2

Forestry Leadership School : S.W.O.T

Dipandu oleh Jodhi (Menko Internal LEM FKT UGM), acara FLS #2 ini berlangsung di Aula Fakultas Kehutanan. Sebelum masuk, peserta melakukan registrasi dahulu dan kemudian baru dibolehkan masuk serta duduk sesuai dengan kelompok yang telah dibagi. Acara dimulai pukul 16.oo dengan suasana yang penuh sesak pada Aula. Acara dibuka oleh Mas Jodhi (BDH ’09) selaku MC dengan lagu Mars Rimbawan yang dipimpin oleh Ryan (GF ’11). Acara langsung menuju inti yaitu materi tentang Analisis S.W.O.T dari mas Anton. Materi berisi pemutaran video, Tanggung jawab social dan Analisis Sosia itu sendiri. Analisis social adalah alat yang benar-benar berguna untuk menganalisis suatu organisasi atau suatu kesatuan. Analisis Sosial terdiri dari S(Strength = kekuatan), W(Weakness = kelemahan), O(Opportunity = Peluang) dan T (Threats = Ancaman). Setelah materi selesai, dilanjutkan dengan membuat ansos itu sendiri sesuai kelompok dan dibantu dengan masing-masing pemadu. Setelah masing-masing kelompok selesai menganalisis organisasi yang telah dibagi masing-masing, dilanjutkan dengan presentasi.

Analisis SWOT merupakan salah satu metode untuk menggambarkan kondisi dan mengevaluasi suatu masalah, proyek atau konsep bisnis yang berdasarkan faktor internal (dalam) dan faktor eksternal (luar) yaitu Strengths, Weakness, Opportunities dan Threats. Metode ini paling sering digunakan dalam metode evaluasi bisnis untuk mencari strategi yang akan dilakukan. Analisis SWOT hanya menggambarkan situasi yang terjadi bukan sebagai pemecah masalah.

Analisis SWOT terdiri dari empat faktor, yaitu:

1. Strengths (kekuatan)

merupakan kondisi kekuatan yang terdapat dalam organisasi, proyek atau konsep bisnis yang ada. Kekuatan yang dianalisis merupakan faktor yang terdapat dalam  tubuh organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri.

2. Weakness (kelemahan)

merupakan kondisi kelemahan yang terdapat dalam organisasi, proyek atau konsep bisnis yang ada.Kelemahan yang dianalisis merupakan faktor yang terdapat dalam  tubuh organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri.

3. Opportunities (peluang)

merupakan kondisi peluang berkembang di masa datang yang terjadi. Kondisi yang terjadi merupakan peluang dari luar organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri. misalnya kompetitor, kebijakan pemerintah, kondisi lingkungan sekitar.

4. Threats (ancaman)

merupakan kondisi yang mengancam dari luar. Ancaman ini dapat mengganggu organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri.

Setelah itu dibuat pemetaan analisis SWOT maka dibuatlah tabel matriks dan ditentukan sebagai tabel informasi SWOT. Kemudian dilakukan pembandingan antara faktor internal yang meliputi Strength dan Weakness dengan faktor luar Opportunity dan threat. Setelah itu kita bisa melakukan strategi alternatif untuk dilaksanakan. Strategi yang dipilih merupakan strategi yang paling menguntungkan dengan resiko dan ancaman yang paling kecil.

Selain pemilihan alternatif analisis Swot juga bisa digunakan untuk melakukan perbaikan dan improvisasi. dengan mengetahui kelebihan (Strength dan opportunity) dan kelemahan kita (weakness dan threat), maka kita melakukan strategi untuk melakukan perbaikan diri. Mungkin salah satu strateginya dengan meningkatkan Strength dan opportunity atau melakukan strategi yang lain yaitu mengurangi weakness dan threat.

*Oleh : Fahrudin (G’Fors 2011) dan berbagai sumber

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s