Kepemimpinan : Forestry Leadership School #1

Forestry Leadership School : Kepemimpinan

Forestry Leadership School merupakan acara Latihan Kepemimpinan yang diadakan oleh Lembaga Eksekutif. Acara FLS pertama ini diadakan di Auditorium Fakultas Kehutanan UGM. Acara dipimpin oleh Master of Ceremony bernama Yuniar dan Fahrudin (GF ’11) . acara dimulai dengan sambutan dari ketua Lembaga Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kehutanan 2012 oleh Mas Yudha (Konservasi ’09) tentang Biodiversitas Indonesia. Menurut Mas Yudha, Indonesia merupakan negeri yang sangat makmur terdiri dari beribu-ribu pulau. Negara ini mengandung berbagai macam sumber daya alam yang tidak dimiliki oleh negara lain dan termasuk kategori 10 besar pemilik sumber daya alam dan manusia terbesar di dunia. Tetapi, mengapa di Indonesia ini masih carut marut karena adanya krisis dari seorang pemimpin itu sendiri. Setelah sambutan selesai, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Pak Satyawan selaku Wakil Dekan. Pak Satyawan menjelaskan tentang Sumber Daya Hutan sendiri yang dimiliki oleh Indonesia.

Acara dilanjutkan dengan materi inti. Materi pertama oleh Mas Qadar selaku Presma UGM. Beliau mengatakan kalau bangsa Indonesia sekarang ini termasuk bangsa yang kurang menghargai apapun termasuk pahlawan, pemerintah dan sebagainya. Beliau juga menuturkan kalau pemuda yang bisa sampai perguruan tinggi hanya sekitar 7% saja dari seluruh bangsa ini. Mas Qadar juga menceritakan kisahnya berbincang dengan seorang bapak alumni dari kehutanan. Bapak tersebut berkeluh kesah tentang kehutanan sekarang yang kian mundur. Tetapi mas Qadar menghentak dan mengatakan kalau pemuda sekarang harus optimis kalau para generasi dahulu sudah pesimis nanti siapa yang akan optimis. Mas Qadar hanya mengisi waktu 40 menitan saja karena materi akan dilanjutkan oleh Mas Luthfi. Mas Luthfi selaku Presma UGM 2011 mengatakan kalau kehutanan sekarang berbeda dengan zaman dahulu. Perbedaan itu dirasa karena jiwa yang dimiliki oleh para rimbawan dahulu dan sekarang berbeda. Kepemimpinan atau Leadership itu mempunyai arti Kontribusi. Kemudian peserta dibagi menjadi 4 kelompok dan tiap kelompok harus membuat Yel-Yel selama 10 menit. Dari 4 kelompok tersebut hanya kelompok pertama saja yang tidak bisa membuat Yel-Yel dalam waktu tersebut. Beliau mengatakan karena tidak ada orang yang mau untuk menjadi pemimpin dan melepaskan dirinya dari sifat keegoisan. Sedangkan dari kelompok kedua adanya seseorang yang menjadi penggerak dari beberapa orang di kelompok tersebut dan langsung dapat membuat Yel-Yel. Sedangkan kelompok tiga diam-diam tetapi menghanyutkan ternyata bisa membuat Yel-Yel tanpa terlihat adanya sosok pemimpin. Begitu juga kelompok terakhir yang sangat heboh karena langsung dapat ide untuk menyanyikan lagu Mars Rimbawan. Ciri seorang pemimpin antara lain memberikan optimism, tidak menyalahkan diri sendiri dan ketika berhasil tidak atas nama dirinya sendiri tetapi atas nama bersama. Selain itu pemimpin harus bisa membuat visi kedepan dan mengenal yang namanya network atau jaringan.

*Oleh : Fahrudin (G’Fors 2011)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s