Hari Bumi, Biasa-Biasa Saja

Peringatan Hari Bumi

PERINGATAN Hari Bumi berlangsung biasa-biasa saja. Hanya kelompok kecil masyarakat yang menyelenggarakan Peringatan Hari Bumi. Itu pun isinya lebih meminta pemerintah untuk menghentikan perusakan hutan dan menghentikan satwa-satwa liar.

Ada yang lebih positif melakukan peringatan dengan gerakan nyata. Beberapa perusahaan seperti PT Astra International melakukan aksi dengan menanam pohon. Beberapa kelompok masyarakat mengambil inisiatif untuk melakukan reboisasi.

Persoalan Bumi tidak bisa hanya ditumpukan kepada pemerintah semata. Tanggung jawab untuk merawat Bumi merupakan tanggung jawab dari kita semua. Tiga pilar, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat harus secara bersama-sama dan membangun sinergi untuk bisa menyelamatkan Bumi.

Bahkan tugas untuk merawat Bumi merupakan tanggung jawab seluruh bangsa di dunia. Semua harus mengarahkan kepada satu tujuan yakni bagaimana membuat beban yang ditanggung Bumi menjadi lebih ringan.

Revolusi Industri yang berlangsung sejak abad ke-18, memang membawa kemajuan dunia yang luar biasa bagi kehidupan manusia. Bahkan sekarang di era teknologi informasi percepatan semakin berlipat kali. Namun akibatnya, jumlah CO2 yang dihasilkan dari kegiatan manusia pada 2008 saja sudah mencapai 8 miliar ton per tahun. Padahal CO2 yang bisa diserap oleh hutan dan lautan hanya sekitar 3 miliar ton per tahun. Kelebihan 5 miliar ton CO2 setiap tahun itulah yang membuat perubahan iklim sangat ekstrem sekarang ini.

Tidak hanya itu, upaya kita untuk mendorong peningkatan produksi pertanian bagi pemenuhan kebutuhan manusia di dunia, membuat degradasi tanah subur (topsoil) mencapai lebih dari satu miliar hektar. Kerusakan itu sama dengan gabungan luas daratan India dan China.

Eksploitasi berlebihan di lautan membuat ikan-ikan terlalu banyak ditangkap, sehingga banyak spesies yang punah. Rusaknya kualitas sungai dan danau membuat seperlima penduduk Bumi sekarang ini tidak lagi mendapatkan akses air bersih.

Atas kesadaran Bumi yang semakin rusak, seluruh negara di dunia mencanangkan kampanye untuk memenuhi tantangan 80:20. Seluruh negara di dunia mempunyai tanggung jawab untuk menurunkan emisi CO2 sebanyak 80 persen dalam 20 tahun ke depan.

Agar kita mampu menjawab tantangan itu, maka yang harus dilakukan adalah membangun kesadaran bersama. Kita tidak bisa hanya sekadar saling menyalahkan, tetapi harus mampu membukakan mata semua orang akan peran yang harus dijalankan untuk bisa menyelamatkan Bumi.

Hanya saja kita harus realistis bahwa tidaklah mungkin kita mampu membangun kesadaran apabila pengetahuan masyarakat masih rendah. Mustahil kita mengharapkan semua orang mau peduli terhadap lingkungan, apabila hidup mereka serba kekurangan dan tidak memiliki pekerjaan yang layak.

Untuk itulah maka pendidikan sangat penting untuk dilakukan. Kita harus mampu membangun masyarakat berilmu pengetahuan. Dengan ilmu pengetahuanlah maka kita akan mampu membangun kehidupan yang lebih berkualitas.

Hanya masyarakat berilmu pengetahuan yang bisa melihat kehidupan dengan horizon jauh ke depan. Tidak hanya sekadar berpikir hidup untuk masa sekarang dan kemudian tidak peduli terhadap nasib anak-cucu kita ke depan.

Tentu peran pemerintah sebagai penentu kebijakan sangat penting. Pemerintah bukan hanya bertanggung jawab untuk mencerdaskan bangsanya, tetapi mengarahkan masyarakat bagaimana menjalani kehidupan tanpa harus merusak lingkungan dan menghancurkan Bumi tempat kita hidup.

Menjaga kelestarian hutan merupakan tugas yang sangat penting. Namun hutan juga harus bisa memberikan manfaat bagi manusia yang hidup di sekitarnya. Hutan harus dikembangkan untuk juga membangun kehidupan bagi masyarakat sekitar, tanpa harus merusaknya.

Pada akhirnya yang harus diupayakan adalah bagaimana menciptakan keseimbangan. Keberhasilan kita untuk merawat Bumi tidak bisa dilakukan dengan mengancam atau melarang. Yang jauh lebih penting dilakukan adalah bagaimana membuat kita mampu hidup berdampingan dengan lingkungan yang asri dan Bumi yang sehat.

Sumber : MetroTvNews

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s