Refleksi Hari Kehutanan dan Hari Air

iGreen Discussion #2 :

Refleksi Hari Kehutanan dan Hari Air

“Peran Rimbawan dalam Menghadapi Tantangan Pengelolaan Sumberdaya Air”

MedInfo – Kamis (29/3). Kembali lagi LEM FKT UGM mengadakan iGreen Discussion #2, diskusi kali ini membahas tentang refleksi Hari Kehutanan tanggal 21 Maret dan Hari Air tanggal 22 Maret,  serta bagaimana peran serta rimbawan dalam menghadapi tantangan pengelolaan sumberdaya air. Diskusi ini dipimpin oleh Bu Ambar Kusumandari selain itu juga ada pemutaran film BIRU produksi Tenananiki Film karya Mas TS mahasiswa Fakultas Fisipol UGM jurusan HI. Film ini berkisahkan tenang kehidupan masyarakat Gunungkidul Yogyakarta tentang bagaimana mencari dan mengelola air untuk kehidupan sehari-hari. Selain itu pula, film ini menampilkan kegiatan-kegiatan pengelolaan air pada sumur bawah tanah. Kawsan Gunungkidul memang didominasi oleh tanah karst yang terbentuknya dari kapur (CaCO3) yang memiliki kharateristik tidak dapat menyimpan air dalam tanah tetapi meneruskannya pada lapisan bebatuan yang akan menyebabkan pelarutan batuan (pori), dan akan terbentuk sungai bawah tanah. Sungai bawah tanah memilki sifat yang khas yaitu satu sungai dan sungai lain memiliki hubungan dan juga dalam sungai bawah tanah terdapat berbagai macam organisme yang telah beradaptasi dengan baik di tempat tersebut.

Hal yang menlatarbelakangi dalam diskusi iGreen ini adalah krisis air dan keadaan kualitas serta kauantitas air menurun yang berdampak buruk bagi kehidupan pada ekosistem. Sebagai contoh keadaan air di Yogyakarta lebih dari 75% diserang oleh E. coli dan juga pencemaran, infiltrasi berkurang, dan banjir pada kota Jakarta. Tentu saja kejadian-kejadian semacam itu tidak di tempat tersebut saja melainkan sudah banyak area-area di muka bumi yang mengalami krisis air demikian. Hal-hal tersebut diakibatkan pengrusakan ekosistem, polusi, penggundulan hutan atau perubahan kawasan lindung menjadi kawasan wisata dan pemukiman padat.

Dewasa ini, masalah kuantitas dan kualitas air sudah menyebar dimana saja. Ketersediaan air bervariasi menurut iklim artinya jumlah air berubah-ubah tergantung oleh kondisi klimatik dan edafik dalam suatu tempat. Kuantitas air juga dapat berubah karena peralihan fungsi daerah resapan menjadi daerah pemukiman dan industry, degradasi lahan akibat erosi dan longsor, serta kesalahan dalam pengelolaan lingkungan sungai. Selain itu, faktor yang menentukan kuantitas air yaitu ketergantungan pada fungsi kawasan penyimpan air (rawa, danau, situ, sampadan sungai, bendungan) dan terganggnya kawasan hutan sebagai kawasan lindung serta resapan. Kemudian hal-hal yang mempengaruhi kualitas air antara lain tingkat pencemaran air yang terus mengingkat, jumlah penduduk meningkat yang menyebabkan banyak dibangun pemukiman, penggunaan air yang berat (irigasi, domestic, industri) yang melibihi daya dukung, serta sanitasi yang kurang baik.

Dampak dari kurangnya dan kesalahan dalam menggunakan atau mengelola air dia atas akn mengakibatkan tantangan dalam konservasi air yang meliputi perbaikan, perlindungan, serta pemanfaatan air tersebut. Tantangan untuk konservasi air memang besar artinya kita harus dapat menghasilakan dan mengelola air bersih, mengelola sumber pangan, dan melakukan pencegahan ancaman Global Wraming serperti banjir, kekeringan , dan perang air. Tetapi dalam ini peran yang baik untuk menanganinya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat termasuk kesadaran sendiri dalam mengatur air, mempertumbuhakan stakeholder untuk menjalin kemitraan dengan masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha, serta rahabilitasi lahan kristis dan reboisasi atau penghijauan. (ard)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s