Opini, tentang ‘Jurnal Ilmiah’

Himbauan Dirjen Dikti tentang Jurnal Ilmiah

Dirjen Dikti Kemdikbud telah memberikan surat publikasi kepada Rektor PTN/ PTS di Seluruh Indonesia yaitu SE No. 152/E/T/2012. Terhitung mulai kelulusan setelah Agustus 2012 mahasiswa harus menghasilkan makalah yang terbit pada jurnal ilmiah . Alasan kebijakan tersebut ialah jumlah karya ilmiah dari Perguruan Tinggi Indonesia yang minim. Kontroversipun meruyak antara yang setuju dan ada pula yang menganggap kebijakan itu mengada-ada serta dipaksakan. Sampai saat ini pun belum ada sosialisasi mengenai mekanisme pelaksanaannya  kepada mahasiswa.

Cahyono Agus, salah satu dosen Ilmu tanah hutan di Fakultas Kehutanan mengungkapkan bahwa, surat Edaran Dirjen Dikti sifatnya hanya himbauan bukan merupakan produk hukum yang mengikat. Harusnya yang didorong dan diwajibkan untuk publikasi ilmiah adalah para profesor, doktor dan dosen-dosen yang telah dibayar dan merupakan kewajiban tugasnya, karena telah mendapatkan gaji dan tunjangan fungsional maupun tunjangan-tunjangan tersebut, kenyataannya produktivitas dosen dalam menulis masih kecil. Bahkan, meskipun tugas utama dosen terdiri atas tridarma: pendidikan, penelitian dan pengabdian, namun dosen yang bisa penelitian sangat sedikit. Dosen yang bisa mendapatkan hibah penelitian kredibel dari Ditjen Dikti atau Lembaga Riset Nasional dan Internasional hanya 5% dari total dosen. Selanjutnya dari yang dapat hibah, hanya 10% yang bisa publikasi, dan yang bereputasi Internasional juga hanya 10%. UGM sendiri akan melaksanakan surat edaran tersebut secara bertahap, sambil menyiapkan fasilitas infrastruktur yang memadai.

Kalau seluruh anak S1 harus publikasi, setiap tahun UGM meluluskan sekitar 10000 alumni, padahal jurnal ilmiah di Indonesia tidak ada dan tidak bisa menampungnya semua, apalagi untuk S2 dan S3, selanjutnya seluruh Jogja dan Indonesia. Dipastikan akan menjadi kebijaksanaan yang tidak akan diimplementasikan. “Banyak profesor dan doktor yang tidak bisa publikasi Internasional, lha kok bimbingan S3nya diwajibkan publikasi Internasional?” (dna)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s